Spanyol Vs Swiss Mirip Barca Vs Inter
Pertandingan Spanyol vs Swiss tadi malam mirip sekali dengan Barca vs Inter di semifinal ke 2 liga champion musim ini, ya itulah yang setidaknya saya lihat tadi malam, Spanyol mewakili barca yang squadnya dihuni banyak pemain barca: Andreas Iniesta, Puyol, Vila, Xavi Hernandes dan Serqio Busquet (minus messi tentunya). Sedang Swiss merepresentasikan Inter Milan dengan taktik Ultra defensifnya.
Di atas kertas sudah jelas spanyol juaranya maka itu Pelatih Swiss jeli sekali memainkan strategi untuk tidak meladeni permainan terbuka spanyol yang bermain taktis umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki + skill individu pemain spanyol yang diatas rata-rata.
Entah mencontek gaya jose mourinho atau tidak yang jelas untuk meladeni permainan spanyol dengan skuad swiss yang “seadanya” akan sangat berbahaya jika terbawa dengan gaya permainan spanyol, untuk itu tepat sekali jika Pelatih swiss Ottmar Hitzfeld meninstruksikan pemain swiss untuk bermain defensif dan mengandalkan counter attack dan ya! mereka berhasil mencetak 1 gol (walau seharusnya bisa lebih karena 1 tembakan membentur tiang).
Sepanjang saya banyak menonton pertandingan-pertandingan sepakbola dunia untuk meladeni permainan team dengan strategi ultra defensif setidaknya ada beberapa cara:
1. Tembakan jarak jauh. Namun sayang pemain spanyol jarang melakukan ini kalaupun iya tembakan dari luar kotak pinalti pemain spanyol lemah, entah karena faktor bola jabulaninya atau kurangnya area tembak.
2. Skill individu. yups sudah pasti untuk menerobos benteng pertahanan yang kokoh perlu skill individu macam messi atau maradona, tapi sayang spanyol tadi malam kurang maksimal melakukan hal tersebut.
3. Taktik vs Taktik. Swiss memainkan strategi ultra defensif maka untuk memaksa daerah pertahanan mereka sedikit longgar mungkin taktik yang tepat adalah memancing swiss berbalik mengendalikan permainan dan spanyol ganti counter attack. Sayang spanyol terus menguasai lini tengah dan otomatis 5-6 pemain swiss “arisan” di kotak pinaltinya.
Artinya untuk memenangi sebuah pertandingan besar skill dan teknik saja tidaklah cukup tapi juga taktik dan strategi sangat diperlukan, untuk itulah mengapa pelatih bola disana di bayar dengan harga mahal.
Taktik + Teknik + Stamina + Motivasi + Keberuntungan = Juara? setuju?